-----------BERSAMAMU------------
Lelah Sejenak, Dan Kumakamkan Rindu Di Ladang Angin,
Dan Bersandar Di Bahumu Tempat Harapan - Harapanku Terparkir,
Hingga Jari - Jari Berhenti Berdetak Dan Menolak Kembali Bergerak,
Hingga Malam Menjadi Padam, Menjadi Cahaya, Menjadi Semiotika Kasih Kau Dan Aku Di Rawa Kelam. . .
Ingatlah Kemarin, Ketika Eskalasi Badai Membelah Jurang Pemisah Kita,
Namun Sebuah Malam Yang Sederhana Untukmu Sayang,
Untuk Kita Melepas Rindu, Atau Sekedar Bicara Dan Saling Memandang Walau Sedetik. . .
Aku Slalu Ingin Bersamamu,
Hingga Darahku Membeku dan Menolak Kembali Mengalir, . . .
0 comments:
Posting Komentar