....Sinis Mataku Menatap Kerancuan Gelap Malam.... .... Dan Hitam Membusuk Dalam Kepekatan....

Pages

Categories

Rabu, 18 April 2012

AKUMULASI DENGAN DUNIA

AKUMULASI DENGAN DUNIA

Marilah Sejenak Tundukan Kepala Untuk Bumi Dan Pendusta,
Untuk Jelaga Penyambung Nyawa - Nyawa Berkhala,
Untuk Nyawa Kita Yang Berkalang Waktu Berkala,
Untuk Waktu, Yang Tak Lagi Bersedia Berakumulasi Dengan Dunia.....

Tunggu Hingga Nivalis Kuburkan Raya Tak Berdarat,
Menjadi Laut Dan Segala Hamparan Manusia Sekarat,
Menjadi Samudra Dan Segala Bangkai Fauna Berkarat,
Menjadi Atlantik Limbah Dan Sampah Lintah Korporat......

Namun Sediakah Kau Menunggu, Kembali Menjadi Budak Waktu,
Belum Waktunya Kita Bediam, Ini Adalah Tepatan Waktu Langitkan Kepalan,
Tak Ada Waktu Untuk Berdiam, Setauku Dunia Ini Tidak Pendiam....

Kita Tak Punya Apa - Apa, Tak Punya Surga Tak Punya Neraka,
Tapi Kita Bisa Nyalakan Antara Keduanya Untuk Dunia,
Tak Ada Raja Tak Juga Budak,
Tak Ada Tuan Tak Ada Hamba,
Dari 7 Langit, Surga Sejati Untuk Dunia.......

Palangkaraya 17 April 2012, Muhammad Fachrul Ryannor

Kamis, 15 Maret 2012

DARAH DAN BESI

‎------------------------------------------DARAH DAN BESI-----------------------------------------



Tunggu Ketika Semua Orang Kembali Terpaksa Mencari Sesuap Nasi,
Yang Akan Dihadapkan Dengan Ribuan Unit AK47 Bermoncong Stabilitas,
Dan Bayi Yang Tak Diberi Gizi Akan Menjelma Menjadi Pedang Berapi,
Menjadi Pembangkangan Golongan Otomatisasi Yang Siap Menghadang Sukhoi Dan Konstitusi Para Tirani....

Maka, Bersiaplah Target Operasi Fasifisme Kembali Beraksi Serupa Kasus Munir,
Penebas Leher Bertopeng Moral Agama Memburu Sertifikasi Heroisme Sebagai Imperialism Martyr,
Dan Ketika Itulah Akumulasi Kepalan Tangan Pembebasan Menjadi Api Terbakar,
Bersama Barisan Yang Menolak Promosi - Promosi Produk Tirani Dan Sabda Malaikat Makar....

Dan Pembangkangan itu Akan Menjadi Interupsi Pidato Para Despot Dalam Monitor 24 Inci,
Harga Minyak Yang Tak Terbeli Akan Menjadi Homogenisasi Pergerakan Yang Siap Rapatkan Kaki,
Mengantisipasi Target Operasi Kontol Stabilitas Di Setiap Matahari Dan Malam Bertukar Posisi,
Dan Langit Akan Disuguhi Anubis Yang Sibuk Memburu Perlawanan Dari Darah Dan Besi.......

Palangkaraya, 15 Maret 2012; Muhammad Fachrul Ryannor

CHAUVINISM

----------------------------CHAUVINISM----------------------------

Munculah Nasionalisme Dari Rasional Otak Setiap Jiwa Yang Ditebas Lehernya,
Hanya Berorasi Membela Negri Seraya Berakumulasi Dengan Produk Etnis Sendiri,
Dan Chauvinis Itu Juga Berharap Puncak Dialog San Andres Akan Terbeli,
Dengan Barisan Yang Coba Membanyol Tentang Kekonyolan - Kekonyolan Haji Sendiri......

Menjadi Otomatisasi Batalyon Pelindung Tiran, Serupa Imperial Gold, Gospel, Glory Menjadi Harapan,
Menjadi Jelmaan Kepentingan Sepak Bola Bersama Serupa Sejuta Supporter Yang Siap Membunuh Jika Skor Tak Sesuai Selera,
Penguasa Dan Saudagar Membawa Kabut Membawa Gelap Membawa Jelaga,
Serupa Militer Yang Mengepal Keadilan Dalam Rangka Stabilitas Di Depan Moncong Senjata Api.....

Oportunis Kembali Memuja Menjilat Lubang Dubur Serupa Iblis Marduk Pembawa Deklarasi Piagam Atlantic Charter,
Berjuang Dibalik Sertifikasi Halal Mufakat Bersama Aliansi Kontol Korporat, Berdogmakan Kebodohan,
Merasa Paling Benar Dengan Segala Titipan Angkara Melalui Aksara Dalam Setiap Pamflet Aksi Di Pojokan Barisan,
Demi Sebuah Momen Heroik Yang Berharap Di Tetapkan Menjadi Tanggal, Dan Akan Diperingati Para Jagal....

Palangkaraya, 15 Maret 2012; Muhammad Fachrul Ryannor

Senin, 12 Maret 2012

Dan Untuknya.....

Dan Untuknya.....
Duhai Semilir Angin Lembah,
Sampaikan Jelaga Rinduku Untuknya,
Sertakan Senyawa Cinta Dari Nyawaku Untuknya,
Dan Kini Membawa Artifak Rindu,
Mengekangku Dalam Rasa Yang Semakin Nyata.....

Wahai Belukar Gelap, Belantara Kelam,
Bawakan Juga Aku Bayangnya,
Akan Ku Tanam Dalam Selasar Hitam,
Dan Ia Akan Menjadi Bunga Tidurku Dikala Malam.....

Dan Wahai Dewa Anubis, Dewa Kematian,
Ceritakan Sekiranya Setengah Mati Aku Memikirkannya,
Dan Jika Ia Mendengarnya,
Yakinkan Dia Bahwa Sampai Mati Aku Tetap Mencintainya.....

Palangkaraya, 13 Maret 2012; Muhammad Fachrul Ryannor

Minggu, 11 Maret 2012

INTIFADA

-------INTIFADA-------

Wahai Dewa - Dewa Imperial Penyaing Tuhan,
Hati - Hatilah Dengan Negara Yang Kau Kurung Dalam Penjajahan,
Suatu Saat Eskalasi Penampakan Pembunuhan Semakin Nyata....

Dan Wahai Boneka - Boneka Imperialis,
Hati - Hatilah Dengan Pedang Yang Kau Kekang Dalam Kemiskinan,
Satu Saat Mereka Akan Keluar Membunuhmu....

Dan Oleh Karna Itu,
Maka, Kami Bersama Garis - Garis Jalan,
Dan Massa Yang Mendisiplinkan Diri Dalam Barisan,
Tak Akan Lelah Membangkitkan Mereka Yang Gelisah....

Tunggu Hingga Saat Rakyat Mulai Gerah,
Pembangkangan Siap Kembali Menciptakan Sejarah,
Mengahadangmu Dengan Seribu Sesak Dan Amarah,
Dan Siapkah Engkau Tertumpah Darah....

Palangkaraya, 09.03. 2012; Muhammad Fachrul Ryannor