Mari Sini Kau Yang Baru (Reform)
Oleh Muhammad Fachrul Ryannor a.k.a Amank Slankers
Indonesia Bagian Barat Masih Sesat Dalam Kabungan Pekat,
Berapa Lama Cahaya Tengah Meredup Hingga Ke Timur,
Tawa Kelakar Remaja Membelah Malam Wahai Hujanku,
Angkuhnya Hadirmu Mendekam Auman Srigala Dalam Penjara Kelam. . .
Aku Ingin Pelukmu Saat Kita Menuju Padang Rawa,
Kau Tikam Kegelapan Dan Aku Mendekap Cahayamu Di Ladang Rembulan,
Angin - Angin Yg Menusuk Begitu Nakal Membelai Dingin,
Kita Tertawa Kecil Membunuh Suara Asing Dalam Kerancuan Malam. . .
Mari Sini Kau Yang Baru, Peganglah Tanganku Yang Sedari Tadi Tak Menyentuh Apa - Apa,
Menangislah Bersamaku, Kita Yang Selalu Akan Bertanya Tentang Keabadian,
Dan Mulailah Melangkah Padaku Hingga Kau Lalui Wallacea Sampai Timur Indonesia,
Karena Kita Takkan Jauh Dari Garis - Garis Besar Semesta Ini Hingga Kau Berhenti Di Pelukanku.....
Datanglah Kau Yang Ku Tunggu, Separuh Putaran Bumi Menghitam Jika Kau Tak Menjenguk Makamku,
Dekatlah Padaku, Laksana Raja Laut, Kau Dan Aku Akan Bersemayam Di Bukit Berbatu,
Di Pucuk Bumi Kita Bercerita Tentang Kegelisahan - Kegelisahan Yang Terkurung Dalam Tempurung Belenggu,
Dan Biarkan Kita Tersesat Dalam Hutan Tropis,
Saksikan Fauna Kita Berlarian Meragu Atau Wewangian Flora Yang Begitu Menggangu.....
Palangkaraya, 18.12.2011 by Muhammad Fachrul Ryannor.
0 comments:
Posting Komentar